kalo taun kemaren band2 jepang kayaknya masih jadi trend remaja indonesia, sampe2 bertebaran anak muda yang bergaya ala model harajuku, belum lagi band2 yang mengusung lagu2 dengan aliran jepang. Beda dengan tahun sekarang yang kayaknya lebih di bombardir sama aliran model K-pop ...ampun dech....
di indo sendiri dikenal adanya j-rock atau Japanese Rock, Visual Kei dan harajuku. Cuma kayaknya harajuku itu bukan aliran musik ya, itu katanya cuma term yang digunakan oleh orang indo buat "memberi nama" bagi style unik n nyentrik yang digunakan oleh masyarakat Jepang itu sendiri. Jadi Harajuku style atau yang sebenarnya di sebut Visual Kei yaitu model bergaya ala Free style.
sedikit kutipan dari sebuah sumber ;
"J-Rock dimulai tahun 1957 dengan dikenalnya musik rock di Jepang bersamaan dengan puncak kepopuleran rockabilly yang merupakan salah satu gaya rock 'n' roll.
J-rock adalah term dari band-band jepang yang memainkan musik rock, dan kalo biasanya memang digunakan bagi band-band yang tidak berdandan, contohnya adalah Asian Kung-fu generation, Janne Da Arc, UVERworld, ELLEGARDEN dan masih banyak lagi laennya.
Visual-Kei adalah term dari sebuah style yang terlebih dahulu diperkenalkan oleh X-japan, dimana band tersebut menggunakan dandanan yang tebal dan make up yang sangat menonjol.
Pertengahan dekade 1990-an merupakan puncak ketenaran band Visual Kei. Kehadiran Luna Sea mendapat sambutan luar biasa penggemar musik Jepang, diikuti oleh Glay dan L'Arc~en~Ciel (walaupun L'Arc~en~Ciel sendiri menolak disebut sebagai band Visual Kei).
Saat ini, band yang tergolong sebagai band Visual Kei adalah Phantasmagoria, Vidoll, Shoujo lolita 23q, SUG,The GazettE, Serial Number, Alice Nine, Malice Mizer, Versailles dan masih banyak lagi.
Khas dari gaya Visual Kei adalah pada dandanan yang terkadang berbau feminim, mengandung unsur ke-erropaan (liat aja versailles) dan biasanya dalam 1 band ada satu personil yang menjadi tokoh Heroine (berdandan sebagai wanita), meskipun ini adalah ketentuan tidak mutlak.
Band visual kei yang diartikan sebagai yang utama dari gaya visual, tidak mengacu pada jenis musik tertentu. Mereka sebagian memainkan musik rock, hard rock seperti Luna Sea, Dir en Grey, Penicillin, Due’le Quartz, Plastic Tree, musik gothic dan neoclassic seperti Malice Mizer, Moi Dix Mois, Rentrer en Soi, D’espairs Ray dan Phantasmagoria, Light Rock dan Pop seperti L’Arc~en~Ciel, Glay, Shazna dan musik heavy metal dan Ballad seperti X Japan, Loudness, Buck- Tick, Sex Machine Gun, selain itu musik industrial, punk, dan techno kadang – kadang juga masuk ke dalamnya. Dengan mengambil genre dalam arti yang luas, sebagian besar memutuskan memainkan beberapa jenis musik rock."
pas pertama liat tampilan visual kei (visual kei tenar tahun 90-an, sedang aku baru tau visual kei tahun 2000-an, hehe )..., itu liatnya berasa aneh banget. Bayangin aja segerombolan cowo ngeband, pake baju heboh dan kadang keliatan pusernya, pake make-up tebal pula. Bayangin berapa jam mereka harus dandan sebelum manggung, wawakaka....
Jadi ke-lebai-an yang di tampilkan di komik2 manga ala jepang, ternyata emang benar adanya--oh God....
ok, ini sedikit foto2 tampilan dari band2 yang mengusung aliran J-Rock & Visual Kei